BIOLOGI TANAMAN
KOPI
Oleh :
ANANG BUDI PRASETYO,SP
PPL BPP KECAMATAN TIRIS
KABUPATEN PROBOLINGGO
Sistem Percabangan
Kopi (Coffea spp) adalah species
tanaman berbentuk pohon yang termasuk dalam famili Rubiaceae dan genus Coffea.
Tanaman ini tumbuhnya tegak, bercabang, dan bila dibiarkan tumbuh dapan
mencapai tinggi 12 m. daunnya bulat telur dengan ujung agak meruncing. daun
tumbuh berhadapan pada batang, cabang, dan ranting-rantingnya. Kopi mempunyai
sistem percabangan yang agak berbeda dengan tanaman lain. tanaman ini mempunyai
beberapa jenis cabang yang sifat dan fungsinya agak
berbeda.
Meskipun kopi merupakan tanaman tahunan,
tetapi umumnya mempunyai perakaran yang dangkal. Oleh karena itu tanaman ini
mudah mengalami kekeringan pada kemarau panjang bila di daerah perakarannya
tidak di beri mulsa.
Secara alami tanaman kopi memiliki akar
tunggang sehingga tidak mudah rebah. Tetapi akar tunggang tersebut hanya
dimiliki oleh tanaman kopi yang bibitnya berupa bibit semaian atau bibit
sambungan (okulasi) yang batang bawahnya merupakan semaian. Tanaman kopi yang
bibitnya berasal dari bibit stek, cangkokan atau bibit okulasi yang batang
bawahnya merupakan bibit stek tidak memiliki akar tunggang sehingga relatif
mudah rebah.
Tanaman kopi umumnya akan mulai berbunga
setelah berumur ± 2 tahun. Mula-mula bunga ini keluar dari ketiak daun yang
terletak pada batang utama atau cabang reproduksi. Tetapi bunga yang keluar
dari kedua tempat tersebut biasanya tidak berkembang menjadi buah, jumlahnya terbatas, dan hanya
dihasilkan oleh tanaman-tanaman yang masih sangat muda. Bunga yang jumlahnya
banyak akan keluar dari ketiak daun yang terletak pada cabang primer. Bunga ini
berasal dari kuncup-kuncup sekunder dan reproduktif yang berubah fungsinya
menjadi kuncup bunga. Kuncup bunga kemudian berkembang menjadi bunga secara
serempak dan bergerombol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar